Cara Membuat Artikel Bahasa Inggris Dalam 7 Langkah


Cara membuat artikel bahasa inggria

Banyak yang merasa bahwa membuat artikel berbahasa Inggris sangat sulit, karena kemampuan berbahasa Inggris yang pas-pasan.

Tapi seiring berkembangnya teknologi, membuat artikel atau tulisan berbahasa asing bukanlah hal yang sulit lagi.

Sudah banyak software ataupun website-website yang memberikan fasilitas terjemahan, baik itu perkata maupun kalimat secara keseluruhan.

Namun karena kemajuan teknologi ini bukan berarti Anda harus selalu manja dengan mesin, Anda juga perlu belajar Bahasa Inggris yang baik dan benar.

Nah, buat Anda yang masih kesulitan untuk membuat artikel berbahasa Inggris baik untuk penulisan blog, tugas maupun urusan pekerjaan lainnya, langsung aja simak cara membuat artikel berbahasa Inggris berikut ini!

1. Tentukan Apa yang Mau Ditulis

Pertama, Anda harus mencari ide dulu tentang apa yang mau ditulis. Ini penting sekali sebagai gambaran awal sebuah artikel.

Ide bisa datang darimana saja, bisa dari pengalaman, keahlian Anda, hasil wawancara, maupun sumber-sumber lain yang terpercaya.

Apalagi sekarang eranya internet, di mana informasi bisa dengan mudah Anda dapatkan. Hanya tinggal ketik kata yang ingin dicari di Google, semua akan tersedia.

Misalnya Anda sudah diberikan tema atau ide tulisan sebelumnya, Anda bisa skip ke langkah selanjutnya!

Bingung apa yang mau ditulis? Coba baca: Cara mendapatkan ide menulis.

2. Mencari Sumber Penulisan

Setelah mengetahui apa yang ingin Anda tulis, langkah selanjutnya dalam membuat artikel bahasa Inggris ialah dengan mencari sumber penulisan.

Seperti yang disinggung sebelumnya, sumber penulisan bisa didapat dari berbagai hal. Paling gampang sih dari kemampuan atau pengalaman yang Anda miliki.

Misalnya Anda hobi bermusik, tak ada salahnya menulis artikel yang berkaitan tentang musik.

Seumpama Anda mencari informasi dari internet, Anda perlu mencari sumber yang terpercaya dan kredibel.

Seperti yang kita tahu, semua orang bisa menulis di internet, sehingga yang ahli maupun yang cuma tahu sedikit pun bisa menyumbang tulisannya.

Bahkan, banyak juga berita bohong yang sengaja ditulis untuk sebuah kepentingan.

Untuk itu, Anda perlu benar-benar tahu mana situs-situs terpercaya dan mana yang abal-abal.

Di samping itu, sebaiknya Anda mecari sumber tulisan dari berbagai pihak, artinya tidak cuma dari satu sumber saja. Sehingga, artikel Anda akan menjadi kaya dan lebih informatif.

3. Buat Artikel Dengan Bahasa Indonesia Terlebih Dulu

Setelah dapat sumber tulisan, selanjutnya Anda bisa buat artikel dengan bahasa Indonesia terlebih dahulu. Kalau bisa menggunakan bahasa formal yang baku.

Jangan menggunakan bahasa terlalu santai, bahasa gaul, atau bahasa daerah. Ini akan menyulitkan saat proses terjemahan, karena bisa saja mesin penterjemah tidak mengetahui apa yang Anda maksud, atau mungkin juga terjadi kesalahpahaman makna.

Umumnya, di dalam artikel terdapat beberapa elemen, seperti kalimat pembuka, isi konten dan penutup.

Di dalamnya juga bisa terdapat beberapa subheading untuk memperjelas tema apa yang sedang Anda bahas.

Subheading ini sifatnya opsional, bisa dipakai atau tidak, tergantung isi tulisan.

Namun, jika tulisan Anda panjang, 1000 kata misalnya, sebaiknya sisipkan beberapa subheading untuk kenyamanan pembaca.

Tujuannya agar pembaca tahu bahasan apa yang sedang diperjelas.

4. Terjemahkan Artikel ke Dalam Bahasa Inggris

Setelah tulisan jadi, selanjutnya Anda bisa mulai terjemahkan otomatis dengan software maupun website penyedia fasilitas terjemahan.

Kami menyarankan Anda menggunakan fitur terjemahan yang dibuat oleh Google. Dari waktu ke waktu, jika diperhatikan fitur terjemahan ini semakin baik dan semakin sempurna.

Beberapa mesin pencari lain juga menyediakan fitur terjemahan, seperti bing translate, yandex dan lainnya.

Tapi, menurut pengalaman Kami, Google translate lah yang terbaik di anatara semuanya. Anda bisa langsung akses halaman terjemahan Google di LINK INI.

Namun dalam Google translate, ada batasan karakter yang diizinkan dalam sekali proses terjemahan, yaitu 5000 karakter.

Jadi kalau artikel Anda berjumlah 7000 karakter, Anda bisa terjemahkan dalam dua kali proses.

5. Cek Ulang Hasil Terjemahan

Namanya juga mesin, bisa saja ada kesalahan, apalagi yang paling umum adalah kesalahan makna. Maksud Anda "A", tapi dibaca terjemahan "B".

Itu biasanya terjadi karena kata-kata tersebut mempunyai makna ambigu.

Disinilah Anda memerlukan sedikit pengetahuan tentang Bahasa Inggris. Minimal Anda tahu apa yang sedang Anda tulis, apakah sesuai dengan apa yang Anda harapkan atau tidak.

Sekedar saran, cobalah sering-sering baca artikel berbahasa Inggris, terutama portal-portal berita internasional.

Portal tersebut biasanya menggunakan bahasa baku. Lalu coba Anda terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Pahami kalimat per kalimatnya, dan ulangi sampai mengerti.

Kalau sudah terbiasa dengan hal tersebut, maka Anda akan mudah mengerti karakteristik mesin penerjemah.

Selain itu juga kemampuan berbahasa Inggris Anda akan meningkat.

6. Cek Grammar

Artikel Anda kini sudah berbahasa Inggris, tapi belum sempurna karena Anda perlu cek ulang grammar, apakah ada yang error atau ada penempatan kata yang salah.

Website seperti Grammar Check online memungkinkan Anda untuk mengecek grammar secara gratis.

Selain itu, grammar check ini juga bisa memeriksa apakah ada typo (kesalahan penulisan) dalam artikel Anda atau tidak.

Typo bisa berakibat fatal, apalagi jika diterjemahkan.

Misalnya kata "kursi", lalu Anda tulis "kurs", maka hasil terjemahannya juga akan beda.

Untuk itu, penting sekali sebelum diterjemahkan cek ulang tulisan yang Anda buat, ada typo atau tidak.

7. Pertegas Tulisan

Artikel berbahasa Inggris Anda sebenarnya sudah jadi, cuma perlu penyempurnaan tahap akhir, yaitu memberikan penekanan yang tepat.

Misalnya Anda sudah membuat beberapa subheading, maka Anda bisa pertegas dengan membuatnya lebih bold atau fontnya lebih besar, begitupun jika menggunakan minor heading, maka ia harus lebih kecil ukurannya dari subheading.

Teks artikel harus berada pada urutan paling kecil, sedangkan Judul utama paling besar.

Hal ini sangat berperan penting, apalagi kalau Anda menerbitkan di blog atau media online, di mana (H1, H2, H3 dst...) mempunyai nilai tersendiri di mata mesin pencari, dan juga yang paling penting adalah membuat nyaman pembaca.

Selain heading, penting juga untuk membuat tulisan italics, underline dan bold sesuai kebutuhan dan penempatan.

Saat diterjemahkan oleh Google, semua format tulisan jadi plain, oleh karena itu sebaiknya buatlah format tulisan ini belakangan saja, biar tak buang-buang waktu.

8. Cek Artikel Berbahasa Inggris Secara Keseluruhan

Jika langkah cara membuat artikel bahasa Inggris dari awal sampai akhir sudah Anda ikuti, terkahir adalah periksa ulang tulisan.

Memeriksa tulisan secara keseluruhan ini penting. Bisa saja masih ada kalimat yang kurang tepat, tanda baca yang keliru maupun kesalahan-kesalahan kecil lainnya.

Well, kini artikel bahasa Inggris Anda sudah jadi dan siap diterbitkan atau digunakan sesuai kebutuhan. Ringkasannya adalah sebagai berikut:
  • Tentukan Apa yang Mau Ditulis
  • Mencari Sumber Penulisan
  • Buat Artikel Dengan Bahasa Indonesia Terlebih Dulu
  • Terjemahkan Artikel ke Dalam Bahasa Inggris
  • Cek Ulang Hasil Terjemahan
  • Cek Grammar
  • Pertegas Tulisan
  • Cek Artikel Berbahasa Inggris Secara Keseluruhan
  • Terbitkan!
Itulah beberapa langkah mudah dalam membuat artikel berbahasa Inggris. Semoga informasi ini dapat bermanfaat buat Anda!