7 Bangunan Kuno yang Masih Menjadi Misteri

Bangunan Kuno Misterius di Dunia – Banyak penemuan benda atau tempat kuno yang hingga kini masih menjadi tanda tanya bagi para peneliti. 

Sebagian percaya bahwa situs-situs di seluruh dunia pada masanya, diciptakan dengan bantuan pengetahuan dan teknologi yang bisa jadi lebih maju dari saat ini. 

Ada pula yang meyakini bahwa pembangunan bangunan-bangunan tersebut tak lepas dari campur tangan Alien atau makhluk luar angkasa.

Apapun dan bagaimanapun pendapat mereka, sebagian dari pertanyaan-pertanyaan tersebut masih tetap menjadi misteri yang belum terkuak faktanya hingga kini.

Berikut 7 bangunan kuno misterius di dunia yang masih belum terkuak faktanya. Yuk, simak!

1. Gobekli Tepe

Gobekli Tepe - Bangunan Kuno Misterius

Bangunan kuno misterius pertama terletak di Turki, dan merupakan salah satu bangunan yang menyimpan banyak misteri. 

Bangunan yang bernama Gobekli Tepe ini adalah bangunan tertua yang ada di dunia, mengalahkan bangunan Giza dan Piramida di Mesir.

Gobekli Tepe memiliki bentuk menyerupai tiga lingkaran batu kuno megalitikum. 

Ditemukan dalam penggalian di daerah Turki, penemuan bangunan Gobekli Tepe ini sempat menggegerkan karena misteri tentang bangunan, serta untuk apa situs ini dibuat.

Sementara para peneliti mengatakan bahwa situs tersebut adalah bangunan yang dibuat oleh kaum pemburu yang pada saat itu masih hidup secara nomaden. 

Beberapa sejarawan mengemukakan bahwa bangunan tersebut adalah bangunan peribadatan, tetapi ternyata bukti batu mengatakan bahwa bangunan tersebut adalah kompleks Candi.

Semua hal yang tersimpan dalam bangunan tersebut masih menjadi misteri yang hingga kini belum ada pembuktiannya. 

Para peneliti pun terus berupaya menguak misteri terselubung dari bangunan ini.

2. Candi Veerabhadra

Veerabhadra

Bangunan kuno misterius selanjutnya adalah Candi Veerabhadra atau dikenal juga dengan nama Candi Lepakshi. 

Lokasi candi ini terletak di Lepakshi, Distrik Anantapur, Andhra Pradesh, India.

Candi Veerabhadra terkenal karena teknik pembangunannya yang membuat banyak orang terheran-heran. 

Diantara 70 pilar batu, ada satu yang menggantung bagaikan melayang. 

Dasar pilar yang hampir menyentuh tanah masih memungkinkan untuk dilewati objek, seperti selembar kertas atau sepotong kain dari satu sisi ke sisi lain. 

Pilar yang melayang ini juga sempat membuat frustrasi Insinyur asal Inggris yang belum mampu mengungkapkan rahasia tentang bagaimana pilar ini bisa berdiri tegak.

Candi Veerabhadra dibangun pada abad 16 oleh Viranna dan Virupanna, di bawah Kekaisaran Vijayanagar. 

Selama masa pemerintahan Raja Achutaraya, Desa Lepakshi ini memegang peranan penting dalam cerita Ramayana.

3. Georgia Guidestones

Georgia Guidestones

Bangunan kuno misterius lainnya adalah Georgia Guidestones yang terletak di Elbert County, Georgia, Amerika Serikat. 

Dilihat dari bentuknya, banyak peneliti percaya bahwa bangunan tersebut tidak didirikan oleh manusia zaman dahulu. 

Itu karena Georgia Guidestones memiliki bentuk yang kompleks dengan 4 batu granit setinggi 2 m, ditambah 1 batu granit yang diletakkan diatas granit lainnya dengan posisi tertidur.

Tak hanya itu, ternyata dalam masing-masing batu granit tersebut terdapat intruksi untuk bisa membangun peradaban baru dengan cara lebih modern, namun tetap tidak meninggalkan warisan nenek moyang.

Petunjuk di empat batu granit ditulis dengan banyak bahasa, seperti bahasa Arab, Cina, Rusia, Inggris, Spanyol dan Hindi. 

Namun berbeda dengan bahasa yang ditulis di batu granit tidur yang terdiri dari bahasa Yunani, Sansekerta dan Mesir Kuno.

Hingga kini, keberadaan bangunan tersebut masih menjadi misteri tentang siapa sebenarnya yang mendirikan bangunan tersebut, dan ditujukan untuk siapa semua petunjuk yang ada di dalamnya.


4. Formasi Bebatuan Misterius Syria

Formasi batuan Siria

Sebuah reruntuhan bangunan kuno misterius ditemukan di Syria (Suriah) pada awal tahun 2009 silam. 

Formasi bangunan aneh ini ditemukan sekitar 50 mil di utara damaskus. 

Namun karena bangunan ini terletak di area konflik, para peneliti mengaku kesulitan untuk kembali ke sana, sehingga mereka juga mengaku kesulitan untuk meneliti bangunan ini.

Formasi ini pertama kali terkuak oleh arkeolog Dr Robert B. J. Mason dari Museum Royal Ontario, Kanada. 

Bangunan misterius ini diperkirakan jauh lebih tua dibandingkan dengan Piramida Mesir. 

Robert Mason memperkiraan formasi bebatuan ini berasal dari periode Neolitikum atau awal zaman perunggu. 

Usianya diperkirakan 6000 hingga 10000 tahun lalu.

Dia menilai perlu ada penyelidikan lebih lanjut untuk memahami struktur baru misterius ini. 

Mason juga perlu menentukan usia bangunan, tapi dia tidak yakin bisa kembali menyingkap misteri bangunan di Syria itu. 

Bebatuan ini dibuat agar tampak mencolok dari wilayah sekitarnya, ini dinilai sangat misterius karena tidak tampak tanda-tanda pemukiman di sekitarnya.

5. Relief Misterius Kuil Kuno Dewa Jupiter

Relief Misterius Kuil Kuno Dewa Jupiter

Selanjutnya, bangunan kuno misterius berasal dari Turki. Sebuah Relief misterius ditemukan di sebuah kuil kuno Dewa Jupiter Dolichenus yang terletak di Gaziantep, Turki. 

Relief yang ditemukan di sebuah kuil kuno Dewa Jupiter ini, memperlihatkan seorang pria berjanggut yang muncul dari tanaman berbunga.

Relief ini membingungkan para arkeolog yang menggali situs tersebut. 

Para peneliti harus bersusah payah menemukan Dewa yang ada di dalam relief tersebut, kemungkinan besar merupakan anak dari Dewa Jupiter. 

Namun diperlukan penelitian yang lebih mendalam untuk menemukan siapakah sosok pria berjenggot tersebut.

Kota Gaziantep sendiri telah ditempati selama ribuan tahun, yang menjadi persimpangan banyak budaya. 

Kuil kuno yang berusia lebih dari 2000 tahun ini hancur saat agama Kristen muncul, dan kemudian mereka membangun Gereja di bekas reruntuhan kuil ini. 

Setelah Islam muncul, Gereja tersebut berganti menjadi Masjid. 

Bangunan asli dari Kuil Dewa Jupiter Dolichenus tidak dihancurkan, tetapi bangunan yang ada sekarang berdiri di atasnya.

6. Goseck Circle

Goseck Circle

Di tahun 1991, para arkeolog melakukan pemantauan udara di wilayah kota kecil Goseck, Jerman. 

Mereka menemukan kejanggalan ketika melihat seperti bayangan melingkar dengan begitu lebarnya.

Akhirnya pada tahun 2002 silam, penggalian mulai dilakukan di situs tersebut. 

Betapa terkejutnya mereka ketika menemukan bahwa lingkaran tersebut adalah bangunan kuno yang diduga merupakan observatorium matahari kuno.

Yang membuat penemuan begitu menakjubkan ialah ketepatan serta pengetahuan astronomis para pembangun di zaman itu. 

Maklum saja, situs ini diperkirakan sudah ada sejak tahun 4900 sebelum masehi, yang artinya lebih tua dari Piramida Giza.

Dalam penggalian tersebut, arkeolog juga menemukan kerangka tanpa kepala di gerbang tenggara lingkaran.

Mereka juga menemukan sisa-sisa kebakaran serta tulang manusia dan hewan dengan tanda luka yang disengaja. 

Itu artinya, bangunan ini juga diduga kuat sebagai tempat persembahan atau ritual di masa lalu.

Namun tujuan pasti orang di masa lampau membangun situs ini masih menjadi misteri sampai sekarang.

7. Ggantija

Bangunan Kuno Misterius di Dunia – Banyak penemuan benda atau tempat kuno yang hingga kini masih menjadi tanda tanya bagi para peneliti.   Sebagian percaya bahwa situs-situs di seluruh dunia pada masanya, diciptakan dengan bantuan pengetahuan dan teknologi yang bisa jadi lebih maju dari saat ini.   Ada pula yang meyakini bahwa pembangunan bangunan-bangunan tersebut tak lepas dari campur tangan Alien atau makhluk luar angkasa.  Apapun dan bagaimanapun pendapat mereka, sebagian dari pertanyaan-pertanyaan tersebut masih tetap menjadi misteri yang belum terkuak faktanya hingga kini.  Berikut bangunan kuno misterius di dunia yang masih belum terkuak faktanya. Yuk, simak!  1. Gobekli Tepe Gobekli Tepe - Bangunan Kuno Misterius  Bangunan kuno misterius pertama terletak di Turki, dan merupakan salah satu bangunan yang menyimpan banyak misteri.   Bangunan yang bernama Gobekli Tepe ini adalah bangunan tertua yang ada di dunia, mengalahkan bangunan Giza dan Piramida di Mesir.  Gobekli Tepe memiliki bentuk menyerupai tiga lingkaran batu kuno megalitikum.   Ditemukan dalam penggalian di daerah Turki, penemuan bangunan Gobekli Tepe ini sempat menggegerkan karena misteri tentang bangunan, serta untuk apa situs ini dibuat.  Sementara para peneliti mengatakan bahwa situs tersebut adalah bangunan yang dibuat oleh kaum pemburu yang pada saat itu masih hidup secara nomaden.   Beberapa sejarawan mengemukakan bahwa bangunan tersebut adalah bangunan peribadatan, tetapi ternyata bukti batu mengatakan bahwa bangunan tersebut adalah kompleks Candi.  Semua hal yang tersimpan dalam bangunan tersebut masih menjadi misteri yang hingga kini belum ada pembuktiannya.   Para peneliti pun terus berupaya menguak misteri terselubung dari bangunan ini.  2. Candi Veerabhadra Veerabhadra  Bangunan kuno misterius selanjutnya adalah Candi Veerabhadra atau dikenal juga dengan nama Candi Lepakshi.   Lokasi candi ini terletak di Lepakshi, Distrik Anantapur, Andhra Pradesh, India.  Candi Veerabhadra terkenal karena teknik pembangunannya yang membuat banyak orang terheran-heran.   Diantara 70 pilar batu, ada satu yang menggantung bagaikan melayang.   Dasar pilar yang hampir menyentuh tanah masih memungkinkan untuk dilewati objek, seperti selembar kertas atau sepotong kain dari satu sisi ke sisi lain.   Pilar yang melayang ini juga sempat membuat frustrasi Insinyur asal Inggris yang belum mampu mengungkapkan rahasia tentang bagaimana pilar ini bisa berdiri tegak.  Candi Veerabhadra dibangun pada abad 16 oleh Viranna dan Virupanna, di bawah Kekaisaran Vijayanagar.   Selama masa pemerintahan Raja Achutaraya, Desa Lepakshi ini memegang peranan penting dalam cerita Ramayana.  3. Georgia Guidestones Georgia Guidestones  Bangunan kuno misterius lainnya adalah Georgia Guidestones yang terletak di Elbert County, Georgia, Amerika Serikat.   Dilihat dari bentuknya, banyak peneliti percaya bahwa bangunan tersebut tidak didirikan oleh manusia zaman dahulu.   Itu karena Georgia Guidestones memiliki bentuk yang kompleks dengan 4 batu granit setinggi 2 m, ditambah 1 batu granit yang diletakkan diatas granit lainnya dengan posisi tertidur.  Tak hanya itu, ternyata dalam masing-masing batu granit tersebut terdapat intruksi untuk bisa membangun peradaban baru dengan cara lebih modern, namun tetap tidak meninggalkan warisan nenek moyang.  Petunjuk di empat batu granit ditulis dengan banyak bahasa, seperti bahasa Arab, Cina, Rusia, Inggris, Spanyol dan Hindi.   Namun berbeda dengan bahasa yang ditulis di batu granit tidur yang terdiri dari bahasa Yunani, Sansekerta dan Mesir Kuno.  Hingga kini, keberadaan bangunan tersebut masih menjadi misteri tentang siapa sebenarnya yang mendirikan bangunan tersebut, dan ditujukan untuk siapa semua petunjuk yang ada di dalamnya.  Baca Juga: 5 Peradaban yang Hilang Seperti Ditelan Bumi  4. Formasi Bebatuan Misterius Syria Formasi batuan Siria  Sebuah reruntuhan bangunan kuno misterius ditemukan di Syria (Suriah) pada awal tahun 2009 silam.   Formasi bangunan aneh ini ditemukan sekitar 50 mil di utara damaskus.   Namun karena bangunan ini terletak di area konflik, para peneliti mengaku kesulitan untuk kembali ke sana, sehingga mereka juga mengaku kesulitan untuk meneliti bangunan ini.  Formasi ini pertama kali terkuak oleh arkeolog Dr Robert B. J. Mason dari Museum Royal Ontario, Kanada.   Bangunan misterius ini diperkirakan jauh lebih tua dibandingkan dengan Piramida Mesir.   Robert Mason memperkiraan formasi bebatuan ini berasal dari periode Neolitikum atau awal zaman perunggu.   Usianya diperkirakan 6000 hingga 10000 tahun lalu.  Dia menilai perlu ada penyelidikan lebih lanjut untuk memahami struktur baru misterius ini.   Mason juga perlu menentukan usia bangunan, tapi dia tidak yakin bisa kembali menyingkap misteri bangunan di Syria itu.   Bebatuan ini dibuat agar tampak mencolok dari wilayah sekitarnya, ini dinilai sangat misterius karena tidak tampak tanda-tanda pemukiman di sekitarnya.  5. Relief Misterius Kuil Kuno Dewa Jupiter Relief Misterius Kuil Kuno Dewa Jupiter  Selanjutnya, bangunan kuno misterius berasal dari Turki. Sebuah Relief misterius ditemukan di sebuah kuil kuno Dewa Jupiter Dolichenus yang terletak di Gaziantep, Turki.   Relief yang ditemukan di sebuah kuil kuno Dewa Jupiter ini, memperlihatkan seorang pria berjanggut yang muncul dari tanaman berbunga.  Relief ini membingungkan para arkeolog yang menggali situs tersebut.   Para peneliti harus bersusah payah menemukan Dewa yang ada di dalam relief tersebut, kemungkinan besar merupakan anak dari Dewa Jupiter.   Namun diperlukan penelitian yang lebih mendalam untuk menemukan siapakah sosok pria berjenggot tersebut.  Kota Gaziantep sendiri telah ditempati selama ribuan tahun, yang menjadi persimpangan banyak budaya.   Kuil kuno yang berusia lebih dari 2000 tahun ini hancur saat agama Kristen muncul, dan kemudian mereka membangun Gereja di bekas reruntuhan kuil ini.   Setelah Islam muncul, Gereja tersebut berganti menjadi Masjid.   Bangunan asli dari Kuil Dewa Jupiter Dolichenus tidak dihancurkan, tetapi bangunan yang ada sekarang berdiri di atasnya.  6. Goseck Circle Goseck Circle  Di tahun 1991, para arkeolog melakukan pemantauan udara di wilayah kota kecil Goseck, Jerman.   Mereka menemukan kejanggalan ketika melihat seperti bayangan melingkar dengan begitu lebarnya.  Akhirnya pada tahun 2002 silam, penggalian mulai dilakukan di situs tersebut.   Betapa terkejutnya mereka ketika menemukan bahwa lingkaran tersebut adalah bangunan kuno yang diduga merupakan observatorium matahari kuno.  Yang membuat penemuan begitu menakjubkan ialah ketepatan serta pengetahuan astronomis para pembangun di zaman itu.   Maklum saja, situs ini diperkirakan sudah ada sejak tahun 4900 sebelum masehi, yang artinya lebih tua dari Piramida Giza.  Dalam penggalian tersebut, arkeolog juga menemukan kerangka tanpa kepala di gerbang tenggara lingkaran.  Mereka juga menemukan sisa-sisa kebakaran serta tulang manusia dan hewan dengan tanda luka yang disengaja.   Itu artinya, bangunan ini juga diduga kuat sebagai tempat persembahan atau ritual di masa lalu.  Namun tujuan pasti orang di masa lampau membangun situs ini masih menjadi misteri sampai sekarang.  7. Ggantija Di pulau Malta, terdapat sebuah bangunan kuno yang diduga sudah ada sejak 3600 sampai 3000 tahun sebelum masehi.  Tujuan dibangunnya situs ini diduga sebagai tempat ritual, dengan ditemukannya bukti pengorbanan hewan dan patung-patung kecil.  Yang membuat bangunan ini begitu misterius adalah tentang proses pembangunannya.  Bagaimana mungkin orang di jaman itu membuat sebuah bangunan besar tanpa memiliki peralatan logam maupun alat pengangkut batu?  Kompleks ini terbentuk dari serangkaian kuil yang saling terhubung dan dikelilingi oleh dinding batu kapur tunggal 6 kaki.   Bahkan, beberapa batu yang digunakan untuk membangun kompleks itu sangat besar, berukuran tinggi 5 meter dan beratnya mencapai 50 ton.  Beberapa peneliti berspekulasi bahwa pembangunan dibantu menggunakan rol yang terbuat dari kerikil sebagai sarana pengangkutan.  Namun, penduduk setempat punya cerita lain.  Menurut legenda, Ggantija dibangun oleh Dewi bernama Sansuma, yang hanya membutuhkan satu hari untuk menyelesaikan bangunan.  Sansuma mengangkut batu ke kompleks kuil hanya dengan kepalanya.  Baca Juga: Punya Nyali Datang ke Tempat Seram di Dunia Ini? 7 Boneka Seram di Dunia yang Dipercaya Berhantu 7 Permainan Memanggil Hantu Terpopuler di Dunia Tahukah Anda: Gobekli Tepe disebut sebagai bangunan tertua, karena diperkirakan didirikan sekitar 12.000 tahun yang lalu.

Di pulau Malta, terdapat sebuah bangunan kuno misterius yang diduga sudah ada sejak 3600 sampai 3000 tahun sebelum masehi.

Tujuan dibangunnya situs ini diduga sebagai tempat ritual, dengan ditemukannya bukti pengorbanan hewan dan patung-patung kecil.

Yang membuat bangunan ini begitu misterius adalah tentang proses pembangunannya.

Bagaimana mungkin orang di jaman itu membuat sebuah bangunan besar tanpa memiliki peralatan logam maupun alat pengangkut batu?

Kompleks ini terbentuk dari serangkaian kuil yang saling terhubung dan dikelilingi oleh dinding batu kapur tunggal 6 kaki. 

Bahkan, beberapa batu yang digunakan untuk membangun kompleks itu sangat besar, berukuran tinggi 5 meter dan beratnya mencapai 50 ton.

Beberapa peneliti berspekulasi bahwa pembangunan dibantu menggunakan rol yang terbuat dari kerikil sebagai sarana pengangkutan.

Namun, penduduk setempat punya cerita lain.

Menurut legenda, Ggantija dibangun oleh Dewi bernama Sansuma, yang hanya membutuhkan satu hari untuk menyelesaikan bangunan.

Sansuma mengangkut batu ke kompleks kuil hanya dengan kepalanya.

Baca Juga:
Tahukah Anda: Gobekli Tepe disebut sebagai bangunan tertua, karena diperkirakan didirikan sekitar 12.000 tahun yang lalu.