Kenapa Blog Saya Sepi Pengunjung? Mungkin Ini Penyebabnya!

blog sepi pengunjung bagai kuburan
Blog sepi pengunjung bagai kuburan

Blog sepi pengunjung – Beberapa waktu belakangan ini, kalau Saya scroll timeline di FB grup-grup Blogger, banyak yang mengeluh karena susahnya dapat visitor organik (berasal dari search engine).

Mereka merasa sudah update tiap hari dan punya konten bagus tetapi susah sekali dapat visitor.

Ada juga yang memberikan saran, “Yang penting update artikel terus setiap hari.” Ada benarnya juga sih, tapi kalau update rutin namun tidak terarah ya susah juga tuh!

Apa penyebabnya?

Banyak hal yang menyebabkan blog sepi pengunjung dan susah dapat visitor dari search engine seperti Google, diantaranya:
  1. Persaingan di kata kunci berat
  2. Apa yang ditulis tidak ada yang cari
  3. Konten tipis
  4. Domain masih baru
  5. Tidak menerapkan SEO
  6. Mudah menyerah
OK, kita jabarkan satu per satu!

Persaingan Kata Kunci Berat

Persaingan dengan kata kunci berat atau tinggi itu memang susah ditembus, yang Saya maksud ditembus adalah tampil di halaman pertama agar dapat pengunjung.

Bermacam kata kunci seperti manfaat, bisnis, gadget atau yang banyak orang cari memang jadi lahan empuk bagi Blogger dan media-media besar untuk buat artikelnya, karena yang cari juga banyak.

Nah, solusinya Anda bisa cari kata kunci yang low-competition saja. Walaupun tingkat pencariannya gak terlalu banyak, paling tidak ada harapan masuk halaman pertama dan dapat pengunjung. 

Daripada maksain kata kunci persaingan ketat tapi masuk halaman 10, percuma juga jadinya, siapa yang mau baca?

Selain itu, bisa juga dengan incer kata kunci panjang atau long tail keywords. Contohnya: “Manfaat Nanas,” long tailnya “manfaat nanas untuk kesehatan.” Itu lebih mungkin, meski Anda tidak dapat tempat untuk kata kunci “manfaat nanas,” setidaknya Anda masih bisa tembus di “manfaat nanas untuk kesehatan”.

Bermain di Niche yang Ketat Persaingan

Penyebab blog sepi pengunjung selanjutnya adalah Anda membuat blog dengan niche yang persaingannya ketat, seperti kesehatan, berita, masakan. 

Dengan ketatnya persaingan, maka perebutan tempat pejwan Google akan semakin sulit, dengan sulitnya mendapat tempat bagus di Search Engine, peluang Anda mendapat visitor organik (berasal dari search engine) tipis. Padahal visitor organik adalah sumber visitor yang sangat potensial.

Jika artikel Anda sedikit atau tidak ada yang berada di halaman pertama, imbasnya blog Anda jadi sepi pengunjung.

Sebenarnya bisa saja Anda bersaing dengan niche-niche ketat ini, asalkan Anda riset keyword dengan cermat, dan juga rajin share di media sosial.

Tulisan Tidak Ada yang Cari

Ini adalah penyebab blog sepi pengunjung yang sering dialami blogger. Mungkin sudah jelas, Google adalah mesin pencari yang menitik beratkan pada relevansi kata kunci. Misalnya, Anda ketik “cara main gitar,” apakah mungkin hasil yang ditampilkan itu artikel-artikel tentang sayur-sayuran? Kan enggak!

Oleh karena itu, kalau mau dapat pengunjung, sebaiknya tulis sesuatu yang orang cari, dengan mempertimbangkan tingkat persaingan seperti yang dijelaskan di poin pertama.

Anda bisa gunakan tools gratisan seperti Google Keyword Planner atau Ubersuggest untuk melihat volume pencarian dan tingkat kesulitan.

Konten Tipis

Apa yang dimaksud konten tipis?

Konten tipis yang Saya maksud adalah konten yang kurang berbobot dan sedikit sekali teks. Sehingga, kurang memberikan informasi yang detail kepada pengunjung.

Kalau Saya baca-baca blog para mastah blogger pun mereka menyarankan agar buat konten yang sedikit panjang dan padat.

Mungkin satu post Anda bisa isi 500 kata lebih. Kalau dari pengalaman Saya sebagai pemula, biasanya konten yang lebih dari 1.000 kata lebih mudah tembus pejwan.

Tetapi, bukan berarti bikin artikel 1.000 kata isinya cuma ngulang-ngulang aja atau pemborosan kalimat. Artinya 1.000 kata tersebut benar-benar "berdaging"!

Jika artikel yang Anda bahas cuma butuh jawaban pendek, jangan juga buat artikel yang panjang. Sesuaikan saja dengan kebutuhan konten.

Sebagai referensi bagaimana konten yang menarik itu, Anda bisa baca: Kriteria Konten Menarik.

Domain Masih Baru

Yups, ibarat bayi yang baru lahir, pastinya tidak bisa langsung berjalan, apalagi berlari. Kurang lebih seperti itu analoginya untuk domain baru.

Jadi, kalau domain atau blog Anda masih baru, jangan berkecil hati, update saja terus dengan konten yang berkualitas dan dengan kata kunci persaingan rendah.

Semakin lama, domain akan dapat kepercayaan dari Google. Asalkan blog jangan di optimasi yang aneh-aneh, seperti menyuntik backlink spam dan hal lain yang dilarang Google.

Seiring bertambahnya artikel, kata kunci baru yang terdeteksi mesin pencari semakin banyak. Itu artinya membuka lebar peluang untuk dikunjungi visitor.

Tidak Menerapkan SEO

SEO ada dua jenis, off-page dan on-page. Masalah teknis penulisan artikel SEO on-page, mungkin akan Saya bahas lain waktu, tunggu aja!

Cuma kalau butuh referensi tentang SEO, silahkan Anda kunjungi backlinko.

Apakah SEO itu penting?

Ya penting dunks!! Namanya juga Search Engine Optimization / upaya pengoptimalan di mesin pencari.

Tapi kok Saya gak ngerti SEO dan asal tulis aja bisa masuk halaman pertama?

Berarti secara tidak langsung tulisan Anda mengandung optimasi.

Begini saja, kalau memang Anda mau mengandalkan visitor dari mesin pencari (apalagi blog baru), sebaiknya pelajari SEO dan bagaimana penerapannya.

Di blog ini juga Saya menulis beberapa artikel yang terkait soal SEO. Contohnya: Cara Masuk Halaman Pertama Google Tanpa Backlink

Mudah Menyerah

Ngeblog itu bukan kaya “hari ini bikin blog, terus besok sudah bisa dapat duit dari situ.” Tetap ada proses sama seperti pekerjaan lainnya.

Kadang tulisan yang sudah dioptimasi dengan baik pun bisa mental jauh dari halaman pertama, padahal sudah berbulan-bulan artikel itu di pejwan. Itu hal yang biasa dalam dunia blogging, karena Google sendiri pun rutin untuk update algoritma mereka.

Dan lagi, apa yang baru Anda tulis belum tentu bisa langsung masuk halaman pertama dan dapat visitor, kadang butuh waktu lama untuk tembus pejwan. Untuk itu dibutuhkan kesabaran dan jangan mudah menyerah.

Domain Bermasalah

Kalau artikel Anda sudah banyak, rajin update, tidak pernah menggunakan cara aneh dan blog sudah berumur tetapi masih sepi pengunjung, kemungkinannya adalah domain pernah digunakan aktivitas negatif sebelumnya.

Padahal Saya beli fresh domain, kok bisa?

Apakah Anda sudah cek historinya, bisa saja itu deleted domain (domain sudah pernah dipakai di masa lalu). Sebelum membeli domain, pastikan Anda cek terlebih dahulu di archieve.org

Periksalah, apakah domain tersebut sudah pernah dipakai sebelumnya atau tidak. Cek juga apakah domain tersebut bekas situs terlarang atau tidak.

Kalau sudah terlanjur bagaimana?

Terkadang, situs-situs terlarang tersebut banyak mencari backlink dengan cara spamming atau metode terlarang lainnya. 

Coba periksa dashboard Google Search Console Anda, di menu Tautan ke Situs Anda, nah disitu ada daftar backlink Anda yang terindeks Google. 

Periksa, apakah benar itu backlink yang Anda tanam sendiri atau bukan, jika bukan, kemungkinan itu backlink dari domain sebelumnya yang masih terindex. 

Kalau backlinknya bagus sih gak apa-apa, tapi kalau hasil spamming, Anda yang rugi sebagai penerus domain.

Solusinya coba Anda disavow (buang) backlink-backlink tak jelas tersebut, namun Anda harus melakukannya dengan hati-hati, jangan buang backlink yang bagus.

Setelah Anda buang backlink-backlink toxic tersebut, Anda bisa menikmati hasilnya beberapa bulan kemudian. Proses disavow ini cukup lama.

Artikel Banyak yang Tidak Terindeks

Mungkin saja Anda lupa untuk mengindeks artikel Anda, atau mendaftarkan ke webmaster tools. Walau sebenarnya konten Anda akan terindex sendiri seiring berjalannya waktu, cuma kalau mengandalkan index otomatis ini cukup lama. 

Lebih baik, Anda minta pengindeksan manual segera setelah membuat artikel baru. Caranya Anda tinggal meluncur ke Google Search Console, lalu lakukan inspeksi URL dan minta pengindeksan. Sudah banyak tutorialnya di Google.

Anda bisa cek indeks secara berkala dengan menggunakan mengetik site:namadomain di search box Google. 

Bandingkan dengan jumlah post yang Anda buat, kalau ada selisih, tinggal Anda cari mana yang belum terindeks dan indeks ulang di GSC.

Kalau blog tak terindeks oleh mesin pencari, Anda akan kehilangan potensi visitor organik, mungkin itu salah satu penyebab blog Anda sepi pengunjung.

Mungkin itu saja ide Saya hari ini tentang kenapa blog sepi pengunjung, semoga Anda bisa memahami dengan baik!