5 Makanan Ekstrim di Dunia, Berani Coba?

Umumnya, makanan yang disajikan di piring adalah sesuatu yang bisa mengenyangkan, penuh gizi, dan yang tak kalah penting adalah enak untuk dimakan.

Tetapi, definisi "kenikmatan" pada setiap negara berbeda-beda, seperti rasa pedas ala Indonesia, banyak orang luar negeri yang tidak terlalu suka rasa ini, karena dianggap bisa membakar lidah.

Begitu juga dengan bahan makanan serta cara pengolahannya. Jika di Indonesia dianggap bahan makanan yang menjijikan atau tak layak konsumsi, justru di negara lain bisa jadi kuliner favorit.

Bagi yang sudah bosan dengan sajian kuliner yang itu-itu saja, mungkin Anda harus tahu beberapa makanan ekstrim di dunia yang terbuat dari bahan tak biasa berikut ini!

Laba-laba Goreng

laba-laba goreng makanan ekstrim

Bagi sebagian orang, melihat atau memegang laba-laba adalah suatu hal yang mengerikan. Tapi tidak dengan warga Kamboja.

Negara Kamboja memiliki kuliner yang cukup ekstrim, yaitu laba-laba goreng. Terlebih, laba-laba yang digunakan merupakan jenis tarantula yang terkenal dengan ukurannya yang jumbo dan berbulu.

Kuliner ini tersedia hampir di seluruh wilayah Kamboja, terutama di kota Skuon.

Awalnya, ide memakan laba-laba ini sudah ada sejak pemerintahan Khmer Merah, di mana banyak warga kelaparan dan harus menemukan sumber makanan alternatif. Sehingga, laba-laba terutama jenis tarantula menjadi pilihan.

Proses penyajian laba-laba goreng ini sama seperti makanan pada umumnya, hanya digoreng dengan minyak bawang putih sampai menghasilkan tekstur renyah di luar dan lengket di dalam.

Jika Anda berkunjung ke Kamboja, jangan heran kalau melihat para pedagang menjajakan kuliner yang cukup nyeleneh ini.

Selain kaya protein, rumor mengatakan bahwa laba-laba bisa menambah daya tarik seseorang. Tetapi itu hanya rumor belaka, belum ada pembuktian klinis mengenai hal ini.

Prairie Oysters

Prairie Oysters

Tidak seperti namanya yang berbau "tiram", tetapi makanan ini terbuat dari testis banteng dan juga dikenal dengan nama Rocky Mountain Oysters.

Kuliner ini lumrah ditemukan di negara Kandada pada wilayah yang banyak peternakannya. 

Anda dapat menemukannya pada restoran Buzzards misalnya, mereka menyediakan kuliner ini selama musim panas, dengan cara penyajian ditumis, digoreng atau diisi.

Tak ketinggalan bumbu serta rempah-rempah dan saus untuk memberikan rasa lebih pada makanan ini, seperti masakan koboi.

Haggis

haggis makanan ekstrim di dunia

Kuliner ini dianggap sebagai hidangan nasional Skotlandia, yang berisi campuran jantung, hati dan paru-paru domba. Diperkaya dengan bawang, oatmeal, rempah-rempah, dan kaldu.

Semua bahan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam perut domba dan direbus.

Pada mulanya, hidangan ini berasal dari tahun 1400-an, tapi kini disajikan sebagai hidangan utama makan malam Burns pada Hari Robert Burns.

Haggis biasanya dikonsumsi dengan atties dan neeps (kentang tumbuk dan lobak).

Saat ini, Haggis sudah tersedia di toko bahan makanan, yang juga menjadi sumber zat besi dan serat yang baik.

Mungkin ketika sudah diolah Anda tidak terlalu jijik mencicipinya, tapi pas Anda tahu bahan-bahan pembuatannya, apa Anda masih tertarik mencoba kuliner ini?

Escamoles

escamoles

Sekilas makanan ekstrim ini terlihat seperti salad gandum, tetapi jika diperhatikan lebih jelas lagi, ini adalah sekumpulan larva semut!

Makanan yang berasal dari Meksiko ini sudah ada sejak lama dan berasal dari suku Aztec. Menurut mereka, escamoles dianggap sebagai kelezatan dalam masakan Meksiko.

Biasanya escamoles dicampur dengan beraneka panganan khas Meksiko, seperti taco, omelet atau disajikan secara tunggal. Jika larva ini digoreng atau diolesi mentega, rasanya akan seperti kacang.

Sannakji

Sannakji

Makanan aneh di dunia selanjutnya berasal dari Korea Selatan. Sannakji merupakan makanan yang terbuat dari gurita hidup yang dimakan mentah-mentah, paling hanya sedikit ditambah minyak wijen.

Penyajian gurita hidup ini bisa dalam bentuk utuh, atau yang sudah dipotong-potong, bisa mengikuti selera pelanggan.

Saking segarnya gurita, sampai-sampai tentakelnya masih menggeliat ketika ingin dimakan. 

Namun, yang ingin mencoba kuliner ekstrim ini perlu waspada, karena bisa saja penyedot yang terdapat pada tentakel gurita menempel pada tenggorokan, yang menyebabkan tersedak sampai berujung kematian. Oleh sebab itu, banyak orang yang takut untuk mencoba makanan ini.

Bagaimana, apa Anda tertarik mencoba kuliner ekstrim di atas?

Info Lainnya: