Inilah Peralatan yang Dibutuhkan dalam Memelihara Ikan Hias Air Laut

Inilah Peralatan yang Dibutuhkan dalam Memelihara Ikan Hias Air Laut
Sensasi memelihara ikan hias air laut berbeda dengan air tawar, begitu pun tingkat kesulitannya.

Tidak bisa dibilang lebih sulit yang ini atau yang itu, semua memiliki tingkat kesulitan yang berbeda.

Dari segi keindahannya pun tidak bisa dibanding-bandingkan, semua memiliki keindahan tersendiri.

Tapi karena aquarium air laut masih jarang terlihat di rumah-rumah, seakan-akan aquarium ini terlihat lebih indah dan unik.

Memang dari segi biota, laut memiliki keanekaragaman yang lebih kaya. Dan kebanyakan, kita jarang melihatnya secara langsung.

Seperti jenis-jenis ikan yang lebih berwarna-warni, aneka terumbu yang memanjakan mata, serta hewan lain yang bentuknya unik.

Namun, untuk menjalankan aquarium laut ini juga tidak mudah, dibutuhkan pengetahuan dan juga peralatan khusus sebagai penunjang.

Apa saja peralatan yang dibutuhkan dalam memelihara ikan hias air laut? Inilah daftarnya!

1. Aquarium

Sudah jelas, namanya juga memelihara ikan hias air laut di aquarium, tentu akan membutuhkan aquarium.

Tapi, aquarium seperti apa yang dibutuhkan?

Intinya, aquarium yang di desain khusus, seperti memiliki kaca yang lebih tebal. Karena nantinya akan ditaruh pasir serta, bebatuan yang akan membebani aquarium.

Selain itu, aquarium air laut sebaiknya berukuran besar. Banyak jenis ikan laut yang teritorial, sehingga membutuhkan area masing-masing.

Dan juga, space yang cukup untuk ikan berenang juga dibutuhkan.

Di habitat alami (lautan), ikan bisa berenang kesana-kemari dengan bebasnya.

Jika Anda memelihara di aquarium kecil, ikan kemungkinan bisa stres dan kesehatannya pun akan menurun.

2. Lampu

Lampu berperan penting bagi kehidupan biota laut, sebagai pengganti matahari.

Kalau Anda memelihara koral atau aquarium terumbu, maka keberadaan lampu ini wajib hukumnya.

Jika hanya memelihara ikannya saja, kebutuhan cahaya lampu tidak perlu terlalu terang.

Tapi kalau sudah berbicara masalah koral, maka Anda membutuhkan spek lampu khusus yang bisa menembus dasar aquarium dengan baik.

Beberapa koral tidak akan mekar jika terkena cahaya rendah.

Beberapa lampu yang biasa digunakan untuk aquarium air laut adalah jenis HPL (High Power Led), MH (Metal Halide), atau lampu Neon khusus.

Namun, patokan berapa watt per liter airnya sangat bervariasi dan masing-masing ahli punya kesimpulan tersendiri.

Seperti ada yang menyarankan 1 watt per liter air, 3 watt per galon air dan lain sebagainya.

3. Sistem Filtrasi

Berhubung Anda memeliharanya di aquarium, maka Anda butuh sistem filtrasi yang baik.

Aquarium air laut biasanya menggunakan sump atau filter bawah. Cara kerjanya dengan menjatuhkan air ke sump, melewati tahap filtrasi, lalu diangkat kembali ke tank utama.

Media filter ini bisa bermacam-macam. Ada yang menggunakan filtrasi kimiawi maupun biologis.

Media yang umum ditempatkan pada sump seperti:
  • Kapas halus (dacron)
  • Bio ball
  • Karang jahe
  • Hewan pembersih
  • Dan lainnya
Jika tak ingin menggunakan sump, menggunakan filter samping atau kanister juga bisa. Mekanismenya kurang lebih sama seperti di atas.

4. Pompa

Kegunaan pompa disini sebagai penyedot air. Seperti yang dijelaskan pada sistem filtrasi di atas.

Jadi mesin pompa ini diletakkan di sump, untuk mengalirkan air hasil filtrasi ke main tank.

Jika menggunakan filter box atas, pompa bisa diletakkan di main tank.

5. Mesin Aerator

Mesin aerator ini sifatnya opsional, terlebih kalau sudah menggunakan sump.

Namun jika dirasa masih ada area yang belum mendapat arus atau oksigen (dead spot), Anda bisa menempatkan airstone di tempat tersebut.

Atau jika ingin memberikam oksigen yang lebih kaya pada aquarium, Anda bisa meletakkan airstone di sump.

6. Chiller

Chiller adalah mesin pendingin suhu air. Chiller digunakan jika air dirasa terlalu panas.

Air yang terlalu panas tidak baik untuk kehidupan biota laut.

Apalagi kalau Anda memelihara koral, mereka membutuhkan kondisi air yang sejuk.

Anda membutuhkan chiller jika menaruh aquarium di dalam ruangan.

Suhu ruangan di wilayah tropis seperti Indonesia cukup tinggi. Bisa berkisar antara 28 sampai 32 derajat Celcius.

Sedangkan, koral dapat tumbuh dengan baik pada suhu air 26 derajat ke bawah. Itulah sebabnya Anda membutuhkan chiller.

Jika tidak ingin menggunakan chiller, Anda juga bisa siasati dengan penggunaan AC ruangan.

Caranya, Anda bisa menaruh aquarium di dekat AC. AC akan menjaga suhu air agar tetap dingin.

Selain AC, kipas khusus aquarium juga bisa digunakan, cuma kelemahannya, kipas dapat membuat air menguap dengan sangat cepat.

Air yang menguap akan tetap meninggalkan garam, sehingga air di tank akan menjadi lebih asin.

Untuk itu, jika Anda ingin menggunakan kipas, sebaiknya sering-seringlah menambah air RO agar kondisi air tetap terjaga.

7. Water Heater

Sebaliknya, kalau dirasa air Anda terlalu dingin, Anda membutuhkan penghangat air.

Namun, penggunaan water heater ini jarang terjadi, karena suhu Indonesia lebih ke panas daripada dingin.

Kecuali, bagi negara-negara bersuhu dingin, mereka amat membutuhkan water heater sebagai peningkat suhu.

8. Protein Skimmer

Sepertinya, peralatan penunjang sebelumnya hampir sama dengan peralatan yang dibutuhkan aquarium air tawar.

Nah, ini yang bikin beda, yaitu protein skimmer. Di mana penggunaan alat ini jarang digunakan pada aquarium air tawar.

Protein skimmer berguna untuk menyerap limbah berbahaya dalam air. Ia akan mengangkat kotoran tersebut. Bentuknya seperti busa dan kecoklatan.

Tapi, menggunakan protein skimmer pada aquarium laut ini pro dan kontra. Ada yang mewajibkan, ada juga yang menentangnya.

Alasan penentangan tersebut karena protein skimmer harganya cukup mahal dan memakan konsumsi daya 24 jam.

Tapi berdasarkan pengalaman, memang banyak juga aquarium air laut yang bertahan bertahun-tahun tanpa bantuan protein skimmer ini.

9. Wave Maker

Wave maker adalah alat pembuat arus. Peralatan aquarium air laut ini juga sifatnya opsional.

Jika Anda menggunakan bantuan aerator, Anda tak perlu wave maker, karena air sudah digerakkan oleh gelembung-gelembung yang dihasilkan mesin tersebut.

Tapi kalau Anda ingin melihat gelembung yang mengganggu pemandangan, Anda bisa gunakan wave maker.

Di lautan, koral maupun ikan selalu mendapat arus, baik itu arus rendah maupun kuat. Nah, wave maker bisa meniru keadaan tersebut.

10. Test Kit

Alat tes air menjadi salah satu item penting dalam menjaga kualitas air.

Parameter air yang baik, sangat diperlukan untuk menjaga kelangsungan hidup biota di dalamnya.

Ada banyak alat tes yang bisa dibeli dengan harga bervariasi.

Namun, sebaiknya Anda mempunyai refractometer untuk mengukur salinitas air dan juga termometer sebagai pengukur suhu air.

Alat tes air lain yang juga tak kalah penting seperti:

  • pH tes
  • Alkalinity tes
  • Calcium tes
  • Dan lainnya

Jika setelah diukur oleh alat tes ada parameter air yang kurang, Anda bisa membeli bahan kimianya secara eceran.

Toko ikan hias air laut menyediakan bahan-bahan tersebut. Memang harganya agak sedikit mahal.

11. Item Lainnya

Item lain yang juga tak kalah penting seperti bakteri starter, plankton dan phytoplankton, garam maupun obat-obatan.

Beberapa toko juga menjual mineral-mineral penting penunjang koral dan ikan.

Di balik semua peralatan-peralatan penunjang di atas, kunci keberhasilan menghidupkan biota laut di aquarium rumah adalah konsistensi.

Di mana perawatan secara berkala seperti pergantian air, pemberian pakan dan suplemen, wajib untuk dilakukan dengan rutin.

Jika Anda ingin mengetahui fungsi-fungsi peralatan aquarium dengan lebih rinci, Sarang Gonggo juga sudah pernah menulis di laman ini.

Setelah membaca beberapa peralatan penunjang aquarium air laut, apakah Anda tertarik memeliharanya di rumah?