Tips Hemat Anak Kost, Biar Uang Cukup Sebulan

Cara hemat ala anak kost

Cara mengatur keuangan sebaik mungkin, merupakan keharusan buat anak kos maupun yang sudah kerja, biar uang kiriman atau gaji bisa cukup bertahan sampai sebulan, atau setidaknya sampai kiriman datang lagi.

Tapi, mengelola keuangan itu susah-sauah gampang, apalagi kalau kebutuhan lagi banyak-banyaknya dan gak bisa ditunda lagi.

Nah, kalau Kamu sedang mengalami kesulitan dalam mengatur keuangan, berikut adalah beberapa tips hemat buat anak kost agar uang cukup sampai sebulan.

1. Rinci Sedetail-detailnya Pengeluaran Bulanan

Ini nih penting banget sebagai acuan Kamu berhemat. Di mana daftar pengeluaran dari yang paling kecil sampai besar tercatat dengan baik.

Secara tak sadar, pengeluaran-pengeluaran yang sifatnya kecil-kecil jarang Kamu perhitungkan, karena memang angkanya kecil. Tapi bayangkan kalau diakumulasikan selama sebulan, bisa jadi pengeluaran besar tuh!

Oleh sebab itu, pencatatan yang baik sedetail-detailnya diperlukan untuk mengantisipasi lonjakan pengeluaran.

Perincian ini sebaiknya Kamu tulis di awal bulan, apa saja yang perlu dibelanjakan selama sebulan ke depan.

Usahakan memprioritaskan pengeluaran yang penting-penting dulu, seperti bayar kost, bayar kuliah dan makan sehari-hari. Sisanya yang tidak bersifat urgent Kamu bisa pisahkan dulu catatannya.

Dengan begitu, Kamu bisa tahu apa saja yang membuat bocor keuangan Kamu, atau hal apa yang sebenarnya benar-benar tidak perlu dibeli.

2. Jangan Lupa Sisihkan Uang

Cara hemat anak rantau selanjutnya adalah dengan selalu menyisihkan uang tiap datang kiriman.

Dalam catatan rincian pada poin pertama, jangan lupa Kamu catat pengeluaran untuk tabungan.

Menyisihkan uang atau menabung itu sangat penting dilakukan anak kost.

Tabungan ini bisa digunakan untuk yang sifatnya mendesak, seperti sakit, ban bocor dan lainnya.

Ingat, Kamu lagi jauh dari Orang tua, sehingga Kamu perlu persiapkan keuangan sebaik mungkin untuk hal-hal yang tak terduga.

Untuk menabung, sebaiknya Kamu mulai sisihkan uang saat kiriman datang. Jika Kamu menunggu uang sisa di akhir bulan, percaya deh, gak bakalan ketabung tuh uang!

Cara menabung ala anak kost lainnya bisa juga dengan menggunakan celengan. Jadi, koin-koin kembalian bisa Kamu tabung, jangan sampai terlihat di depan mata Kamu.

Kalau uang tabungan Kamu tak terpakai untuk keadaan darurat, uangnya bisa Kamu gunakan buat modal usaha atau investasi.

3. Belanja Online Jika Memungkinkan

Salah satu keunggulan belanja secara online adalah Kamu dapat memilih barang dari yang paling murah sampai termahal. Pilihlah barang-barang yang murah dan beli untuk sebulan.

Kalau Kamu belanjanya nyicil-nyicil, belanja online akan terasa mahal, karena terbeban dengan ongkos kirimnya.

Keunggulan lainnya, biasanya marketplace-marketplace punya banyak promo menarik, seperti gratis ongkir dan potongan harga. Ini bisa Kamu manfaatkan sebaik mungkin buat berhemat.

Alternatif lainnya, Kamu bisa belanja di agen-agen. Umumnya, harga di agen jauh lebih murah daripada di warung ataupun minimarket.

4. Masak Sendiri

Daripada terus-terusan beli makanan di luar, sebaiknya Kamu masak deh. Kalau belum bisa, coba belajar masak!

Biasanya di awal bulan saat kiriman datang, Kamu berfoya-foya dengan makan yang enak-enak, saat akhir bulan tiba, mie instan pun serasa jadi makanan mewah. Sebaiknya hal itu jangan terjadi lagi, ubah gaya hidupmu dengan memakan masakan sendiri.

Masak sendiri bisa menghemat pengeluaran Kamu. Misalnya saja, Kamu beli makan di luar seharga 15 ribu buat sekali makan, nah dengan harga yang sama, Kamu bisa buat makanan yang cukup buat dua sampai tiga kali makan. Asalkan jangan masak yang mahal-mahal aja!

Keuntungan lainnya, masakan Kamu bisa dijadikan bekal makan siang buat dibawa ke Kampus atau kantor. Lumayan kan buat menekan budget makan siang!

Jika Kamu benar-benar kesulitan dalam memasak, setidaknya Kamu bisa memasak nasi saja, lauknya bisa Kamu beli di luar. Jangan bilang Kamu gak bisa masak nasi??

Kamu harus benar-benar menyadari, bahwa biaya makan adalah pengeluaran rutin anak kost yang tidak bisa diganggu-gugat, tapi bisa di hemat!

5. Bawa Uang Pas

Penyakit bawa uang banyak jika kemana-mana ialah membeli sesuatu yang tak perlu. Jika Kamu suka begitu, sebaiknya mulai sekarang kalau kemana-mana bawa uang pas saja. Sisanya biar mengendap di rekening saja.

Misalnya kalau mau membeli sesuatu, cek dulu harganya, lalu bawa uang tunai secukupnya saja di dompet.

Cuma, kalau Kamu membawa kendaraan sebaiknya bawa uang lebih untuk keadaan darurat, seperti ban bocor, mogok dan lainnya.

6. Nyuci Sendiri

Daripada Kamu habiskan uang untuk keperluan laundry pakaian, mendingan Kamu cuci sendiri. Itung-itung olahraga sekaligus melakukan penghematan.

Tak perlu menyuci setiap hari, pas Kamu lagi libur saja atau saat senggang.

Kalau tidak mau banyak cucian, maka jangan terlalu sering gonta-ganti baju. Kecuali memang sudah kotor atau terkena keringat.

7. Cari Penghasilan Tambahan

Kalau memang dirasa uang kiriman benar-benar tak mencukupi buat sebulan, mau tak mau Kamu harus cari penghasilan tambahan.

Daripada waktu luang Kamu habiskan buat nongkrong atau bergosip, apa gak sebaiknya coba cari penghasilan tambahan?

Penghasilan tambahan bisa didapat dari kerja paruh waktu, jualan pulsa, jualan online atau bantu menjual dagangan teman. Banyak usaha yang bisa dilakukan dengan modal kecil.

Coba Kamu baca:

8. Bawa Minum Sendiri

Secara tidak disadari, ketika bepergian kemana-mana Kamu akan membeli minuman, entah itu air mineral ataupun minuman berenergi.

Sebenarnya, memang tak terhitung mahal, tapi apa gak sebaiknya bawa minuman saja dari rumah?

Untuk itu, Kamu perlu membeli botol minuman sendiri yang bisa Kamu isi ulang berkali-kali.

Ingat, pengeluaran kecil-kecil ini kalau digabung selama sebulan bisa jadi banyak juga loh!

9. Jika Dekat, Jalan Kaki Saja

Kalau kemana-mana Kamu selalu naik kendaraan umum, coba sesekali berjalan kaki.

Bawa kendaraan pribadi juga begitu, seengaknya kan Kamu harus mengeluarkan uang buat beli bensin.

Selain sehat, jalan kaki juga tak perlu mengeluarkan biaya. Terlebih kalau Kamu dikosan kerjaannya cuma tiduran saja, jalan kaki bisa jadi obat pembakar lemak yang cukup ampuh.

Tapi, Kamu juga harus pakai perkiraan, kalau sekiranya terlalu jauh, ya naik kendaraan umum saja, daripada pingsan di tengah jalan! Niatnya mau ngirit, eh malah keluar duit buat ke Rumah Sakit!

Tips lainnya: Cara mengatasi kesedihan

10. Kurangi Kegiatan Gak Penting!

Apapun kegiatan gak penting yang mengeluarkan biaya, sebaiknya kurangi atau hilangkan sama sekali.

Kalau Kamu kebanyakan nongkrong misalnya, pasti saat itu Kamu akan mengeluarkan uang, entah itu biaya transport atau makan-makannya.

Tapi, bukan berarti Kamu gak boleh nongkrong. Pergaulan itu tetap penting, terlebih jika kerjaan Kamu nanti berhubungan dengan relasi.

Oleh sebab itu, Kamu mesti pintar memilah-milah mana kegiatan yang penting (produktif) dan kegiatan yang tidak penting (kontra-produktif).

Setelah Kamu membaca beberapa cara hemat di atas, seharusnya Kamu sudah punya bayangan ke depan apa yang akan Kamu lakukan. Intinya adalah perubahan gaya hidup. Percaya deh, ngikutin gaya hidup itu gak ada habisnya, yang ada uang Kamu yang ludes!

Tak kalah pentingnya adalah konsistensi. Menjalani penghematan itu butuh tindakan yang konsisten, bukan cuma saat keuangan sekarat saja.

Kalau Kamu sudah biasa berhemat, itu merupakan nilai positif yang akan berguna untuk hidup Kamu ke depannya.

Hidup hemat itu bukan berarti super irit atau pelit, tapi lebih kepada menggunakan sesuatu secara secukupnya dan tidak berlebih-lebihan.

11. Manfaatkan Wifi Gratis

Nah, untuk hal yang satu ini juga jangan sampai ketinggalan ya guys. Manfaatkanlah wifi yang disediakan di kantor atau kampus Kamu, hal ini dilakukan untuk menekan budget beli pulsa / kuota Kamu.

Kalau memang ada sesuatu yang ingin Kamu download atau ada update apapun, manfaatkanlah momen ketika Kamu dalam cakupan wifi.

12. Belanja Bulanan Sekaligus

Memang belanja bulanan sekaligus ini terlihat mahal, tapi sebenarnya lebih hemat daripada harus belanja secara dicicil. 

Kadang Kamu gak sadar dan gak menghitung berapa pengeluaran untuk hal-hal perintilan. Coba deh sesekali Kamu hitung pengeluaran kecil yang Kamu beli tiap hari, bandingkan dengan Kamu belanja bulanan sekaligus lebih hemat mana!

Selain itu, biasanya kalau barang dibeli dalam jumlah cukup banyak itu akan dapat diskon alias lebih murah.

13. Jangan Gengsi Makan di Tempat Murah

Masalah yang sering dialami anak muda adalah gengsi yang tinggi, coba deh turunin sedikit. Termasuk dalam hal ini makan sehari-hari. 

Kamu harus tetap cermat mengatur uang dengan tidak melulu makan yang mahal-mahal atau di tempat yang berkelas. Untuk sesekali bolehlah, tapi jangan setiap hari ya, bisa bangkrut Kamu.

Sebenarnya makan sederhana di warteg saja cukup kok, asalkan karbohidrat, protein dan nutrisi yang lain cukup. Dan itu gak harus mahal lho!

Jangan sampai karena Kamu bermewah-mewahan di awal bulan, ketika sampai akhir bulan cuma bisa makan mie instant. Hal tersebut sangat umum dialami sama anak kost.

Gunakanlah budget untuk makan sesuai dengan yang telah direncanakan sebelumnya, lebih bagus kalau masih ada sisa.

14. Pinjamkan Uang Kalau Ada Teman yang Butuh

Lho ini kan kita lagi berhemat, kok malah ngeluarin duit sih?

Bro/Sis.. Hemat dan pelit itu berbeda.

Kalau ada teman yang memang sedang kesusahan dan butuh uang, coba Kamu pinjamkan kalau memang ada, jangan pelit! 

Ingat, Kamu hidup di rantau, jauh dari rumah, sewaktu saat mungkin Kamu butuh pertolongan mereka. So, selagi ada kenapa enggak!

Satu hal yang perlu Kamu tanamkan dalam pikiran, hukum karma itu berlaku, kalau Kamu berbuat kebaikan maka Kamu pasti dapat kebaikan pula, walaupun bukan dari dia.

Baca Juga: Bangun Pagi Jadi Kendala? Ikuti Cara Ini!

Semoga beberapa tips hemat anak kost di atas bisa bermanfaat, biar uang cukup sampai sebulan dan hidup bisa lebih mandiri.